Buah dan sayur sangat bermanfaat untuk anak. salah satu manfaat buah dan sayur untuk ank adalah
1. Peningkatan gizi
Tubuh anak membutuhkan gizi baik yang dapat mereka dapatkan dari sayur dan buah yang mengandung banyak vitamin, mineral serta manfaat lainnya. Buah asam seperti stroberi kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, wortel kaya akan vitamin A, dan bayam adalah sumber zat besi yang dapat mencegah anemia. Buah apel mengandung 16 macam polifenol yang bekerja sebagai antioksidan yang baik untuk kesehatan. Mengonsumsi buah dan sayur beraneka warna dapat memberi berbagai nutrisi yang menjaga anak Anda tetap sehat
2. Mengurangi obesitas
Buah dan sayuran kaya akan serat yang mengenyangkan, namun rendah lemak dan kalori. Ajak anak Anda untuk memilih buah dan sayur sebagai pengganti camilan yang mengandung banyak gula atau makanan “junk food”, sehingga anak Anda akan terhindar dari kegemukan. Anak yang kegemukan memiliki risiko diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, darah tinggi, masalah pernapasan, dan depresi.
3. Kinerja akademik membaik
Anak-anak yang memiliki menu makanan sehat, yang mengonsumsi banyak buah-buahan dan sayuran, memiliki hasil lebih baik pada tes akademik mereka daripada anak-anak yang lebih sedikit mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Anak-anak yang biasa mengonsumsi menu sehat memiliki kemungkinan 41% lebih kecil untuk mengalami kesulitan membaca, dibanding anak-anak lain. Ada beberapa faktor yang memengaruhi kinerja akademik anak-anak, namun, gizi merupakan faktor paling penting yang memengaruhi kinerja anak sekolah menjadi lebih baik.
Buah dan sayuran rasanya enak dan penuh dengan vitamin, mineral, dan serat. Untuk tetap sehat dan bugar, anak Anda perlu menu seimbang yang dilengkapi sayur dan buah setiap hari.Buah dan sayur dengan warna berbeda memiliki manfaat yang berbeda juga. Cobalah semua jenis sayuran dan buah dengan warna berbeda sebisa mungkin.
Banyak cara yang menarik untuk membuat makanan kaya sayuran dan buah-buahan yang enak. Buah-buahan dan sayur dapat dihidangkan mentah, dipanggang, diparut, atau dipotong dadu. Buah-buahan dan sayuran juga dapat menjadi tambahan pada menu masakan Anda.
salah satu tipsnya adalah sebagai berikut:
· Masukan potongan pisang atau stroberi ke dalam sereal
· Tambahkan potongan buah ke yogurt
· Buatlah smoothie dengan buah yang dibekukan
· Bawakan buah-buahan yang telah dipotong-potong sebagai bekal anak
· Coba menu kebab sayuran untuk makan malam anak
· Tambahkan potongan jamur dan capsicum pada topping pizza
Memakan buah langsung lebih baik ketimbang buah yang sudah dijus, karena terkadang jus buah mengandung hingga 6 sendok teh gula tambahan dan tidak mengandung serat baik.
Buah segar memang baik, namun buah kaleng yang rendah kandungan garam, buah yang dikeringkan, dan buah-buahan atau sayuran beku juga bisa Anda jadikan alternatif. Lebih baik memilih buah-buahan dan sayuran yang dikemas dengan air atau jus alami dibandingkan yang sudah ditambah gula atau garam.
Buah-buahan kering seperti aprikot, apel, dan apel yang dikeringkan memang masih kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Namun mereka juga mengandung banyak gula dan dapat menyebabkan kerusakan gigi, karena biasanya buah kering ini sering lengket dan menempel pada gigi anak. Jika Anda memberi anak Anda buah kering, beri mereka dalam porsi kecil, dan pastikan mereka minum segelas air setelahnya.
Berikut beberapa makanan kaya nutrisi yang dijuluki sebagai “Brain Food”, makanan-makanan ini dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat serta merangsang pertumbuhan sel-sel otak.
1. Salmon
Salmon adalah sumber terbaik dari asam lemak omega-3 (DHA dan EPA) yang berperan penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Penelitian baru-baru ini juga menunjukkan bahwa orang yang mendapatkan asupan asam lemak omega-3 lebih banya diketahui berpikiran lebih tajam dan memperoleh hasil memuaskan pada uji kemampuan. Menurut para ahli, kendati tuna juga mengandung asam lemak omega-3, namun kandungannya tidak sebanyak ikan salmon.
2. Telur
Telur telah lama dikenal sebagai sumber penting protein yang mudah didapat dan harganya pun cukup terjangkau. Walaupun mengandung kolesterol, bagian kuning telur ternyata kaya akan kolin, yakni suatu zat yang bisa membantu perkembangan daya ingat atau memori.
3. Selai Kacang
Kacang tanah dan selai kacang diketahui kaya akan vitamin E, antioksidan yang berperan dalam melindungi membran-membran sel saraf. Bersama tiamin, vitamin E akan membantu sel saraf dan otak untuk penggunaan glukosa sebagai kebutuhan energi.
4. Gandum Murni
Otak membutuhkan persediaan atau suplai glukosa dari tubuh yang sifatnya stabil atau konstan. Gandum murni mempunyai peran untuk mendukung kebutuhan itu. Serat yang terkandung di dalamnya bisa membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Makanan ini juga memiliki kandungan vitamin B yang berguna dalam memelihara kesehatan sistem saraf.
5. Oat
Oat atau oatmeal adalah sejenis sereal yang populer di kalangan anak-anak. Oatmeal merupakan sumber nutrisi penting bagi otak. Oat mampu menyediakan energi untuk otak yang sangat diperlukan anak-anak dalam mengawali kegiatan di pagi hari. Selain itu, serat pada oat juga memiliki peran untuk menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya sepanjang pagi. Adapun kandungan lainnya seperti seng, potasium, vitamin B, dan vitamin E yang ada pada oat dapat membuat fungsi tubuh dan otak berfungsi pada kondisi prima.
6. Buah Berry
Buah berry seperti stroberi, blackberry, raspberry, blueberry, dan lain sebagainya banyak mengandung nutrisi penting yang baik bagi kesehatan. Antioksidan yang tinggi pada buah berry, terutama vitamin C, memiliki peran untuk mencegah kanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak stroberi dan blueberry mengalami perbaikan fungsi daya ingat. Biji dari buah berry diketahui juga mengandung asam lemak omega-3.
7. Kacang-Kacangan
Kacang-kacangan merupakan makanan yang spesial karena menawarkan segudang energi yang berasal dari karbohidrat kompleks dan protein. Selain itu, kacang juga merupakan sumber serat, mineral, dan vitamin. Kacang dikatakan baik untuk otak karena makanan ini dapat memberikan energi lebih lama dan membantu kemampuan berpikir anak-anak. Berdasarkan hasil penelitian, kacang pinto dan kacang merah mengandung asam lemak omega-3 lebih banyak dibandingkan dengan kacang jenis lainnya.
8. Sayuran Berwarna
Wortel, bayam, labu, ubi jalar, dan tomat merupakan sayuran-sayuran kaya nutrisi dan antioksidan yang akan membuat sel-sel otak jadi lebih kuat dan sehat.
9. Daging Sapi Tanpa Lemak
Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber makanan yang kaya akan zat besi. Zat besi adalah mineral esensial yang dapat membantu anak-anak berkonsentrasi dan tetap berenergi ketika di sekolah. Daging sapi juga memiliki kandungan mineral lain seperti seng yang dapat membantu menjaga daya ingat.
10. Susu dan Yoghurt
Makanan-makanan dari produk susu cenderung mengandung vitamin B dan protein yang tinggi. Kedua jenis nutrisi penting ini dapat membantu pertumbuhan jaringan otak, enzim, dan neurotransmitter. Susu dan yogurt juga bisa membantu perut kenyang karena kandungan karbohidrat dan proteinnya sekaligus menjadi sumber energi untuk otak.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar